Posts

Showing posts from April, 2020

Dinasti di Jawa Tengah

Image
Dinasti di Jawa Tengah Sumber gambar:  https://www.kuwaluhan.com/2019/06/wangsa-syailendra-dinasti-yang-berkuasa.html Dinasti Sanjaya Menurut beberapa pendapat dinasti Sanjaya merupakan pendiri dari Mataram Kuno, Tetapi masih belum jelas bagaimana ia mendirikan kerajaannya. Keberadaan dinasti Sanjaya di Jawa Tengah pada abad ke VI dapat dilaak melalui prasasti Tuk Mas. Prasasti Tukmas terletak di kelurahan Lebak, kecamatan Grabag, kabupaten Magelang, Jawa Tengah, prasasti ini merupakan prasasti berusia paling awal yang ditemukan di Jawa Tengah. Saat ditemukan prasasti ini merupakan batu alam yang berukurang ukup besar dan memuat tulisan aksara palawa berbahasa sansekerta. Prasasti ini meneritakan tentang tempat dimana prasasti itu berada merupakan sumber air   suci dan dapat mensucikan layaknya air suci dari sungai gangga. Dengan adanya prasasti Tukmas menjadi pertanda bahwa pertama ada sekelompok masyarakat di Jawa Tengah yang beragama Hindu, kedua pada perkembanga...

Dinasti di Jawa Tengah dan Konflik dari kedua Dinasti di Kerajaan Mataram kuno di Jawa Tengah

Image
Dinasti di Jawa Tengah dan Konflik dari kedua Dinasti di Kerajaan Mataram kuno di Jawa Tengah Sumber: Google Image Tidak semua raja yang bertahtah pada masa kerajaan Mataram Kuno itu merupakan pewaris sah dari raja sebelumnya yang memerintah. Ada juga yang menggantikan kekuasaan raja sebelumnya melalui peperangan. Para peneliti menemukan dua prasasti yang memuat daftar nama para penguasa Mataram. Prasasti Mantyasih (907 M) dan prasasti Wanua Tengah III (908 M), kedua dibuat pada masa yang sama, yakni masa Balitung. Daftar raja yang tertera dalam prasasti Mantyasih mencantumkan sembilan penguasa di kerajaan Mataram Kuno sebelum Balitung. Sembilan raja tersebut antara lain, diawali Rakai Mataram sang Ratu Sanjaya, Śrī Maharaja Rakai Panangkaran, Śrī Maharaja Panunggalan, Śrī Maharaja Rakai Warak, Śrī Maharaja Rakai Garung, Śrī Maharaja Rakai Pikatan, Sri Maharaja Rakai Kayuwangi, Śrī Maharaja Rakai Watuhumalang. Terakhir adalah raja yang menulis prasastinya, Śrī Ma...